Showing posts with label Berita Viral. Show all posts
Showing posts with label Berita Viral. Show all posts
Kumpulan Pantun Pillpres Indonesia


Kumpulan Pantun Pilpres Indonesia. Bangsa Indonesia beberapa bulan lagi akan mengadakan pesta demokrasi yang menjadi acara 5 tahunan untuk memilih Presiden dan Wakilnya yang akan memimpin negara Indonesia sampai 5 tahun ke depan. Pemilu pemilihan presiden Indonesia tahun 2019 sangat dinantikan oleh semua rakyat Indonesia tanpa terkecuali baik laki-laki ataupun perempuan. Bahkan warga penyandang disabilitas pun mempunyai hak untuk menentukan pilihannya berdasarkan hati nurani.

Saat menjelang pesta demokrasi situasi yang paling rame dan penuh dengan luapan emosi adalah saat kampanye berlangsung dimana saat itu para pendukung masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden akan dituntut daya olah fikirnya untuk mempromosikan paslon demi untuk memenangkannya.

Banyak sekali cara-cara dari para tim kampanye ataupun pendukung masing-masing paslon untuk merebut hati para pemilih, dengan berkampanye melalui video, musik, orasi dll.

Namun ada yang lain cara berkampanye para pendukung paslon lewat media sosial facebook, mereka berkampanye dengan kalimat-kalimat yang tersusun rapi layaknya sebuah pantun.

Inilah beberapa contoh pantun kampanye pilpres 2019 yang telah diposting oleh beberapa akun facebook.

Kampanye Pantun Pilpres 2019



Kuda berlari membawa pelana
Pelananya terbang jatuh di kali
Niatnya hati ingin jadi penguasa
Cuma sayang kalah berkali-kali

Kuda Sembrani memakai lencana
Lencananya terbang jatuh di tepi
Ingi nya hati jadi pengusa istana
Apalah daya, sayang cuma bisa dalam mimpi

Mewangi bunga melati
Di petik satu jatuh kedalam galon
Meski di hati penuh dengan ambisi
Di setiap waktu hanya bisa mencalon

Waktu pagi hari ketaman bunga
Harum mewangi bunga melati
Prabowo berambisi jadi penguasa
Prabowo calon penguasa abadi

Jalan jalan ke kota tua
Ke kota tua lihat bukti sejarah
Prabowo ingin jadi penguasa
Jadi calon penguasa selalu kalah

Ada tupai di atas batu
Ada tikus di bawah kelapa
Jika yg pandai jelas no satu
Kenapa harus pilih no dua

Sajak berpantun domba berbulu
Gagak berbulu terbang satu
Sudah sejak tahun lalu
Aku sudah mantap yang nomor satu

Ada asap bergulung-gulung
Kayu terbakar habis tinggal arang
Jikalah sudah mantap jadi pendukung
Ayo berikrar, cari sebanyak orang

Tak ketemu ketupat tadi malam
Buah duku pun tak jumpa
Aku tak mau terlibat terlalu dalam
Cuma dukung lewat doa saja

Bunga melati mawar berduri
Teguh berdiri bersebelah lidah buaya
Karena aku selalu sadar diri
Ketangguhanku tak seperti pria.

Walau berduri bunga tetaplah wangi
Melati merekah sepanjang masa
Walau bukan lelaki anda bisa teguh hati
Janganlah menyerah berjuang bela negara

Unik kan kampanye para pendukung dari kedua pasangan calon presiden dan wakli presiden yang sedang bertarung di pilpres 2019 pada april mendatang.

Berbeda itu biasa yang penting jangan sampai memecah belah mungkin itulah kalimat yang sesuai untuk kampanye para pendukung kedua paslon yang berkampanye dengan kalimat pantun diatas, dari pada berargument saling menjatuhkan lebih baik berpantun untuk mendukung masing-masing paslon.

Semoga dengan kreatifitas tersebut pesta demokrasi di Indonesia akan semakin marak dan berjalan secara damai.

Kumpulan Pantun Piplres 2019 Untuk Jokowi dan Prabowo

3 siswi tewas tenggelam dikolam renang

Sebuah kejadian yang mungkin sangat tidak diinginkan oleh semua pihak yaitu sebuah kecelakaan ketika beberapa siswa-siswi sedang mengadakan ujian praktik olahraga berenang dan tiga siswi tenggelam dan nyawanya tidak tertolong.

Seperti diberitakan dibeberapa media portal internet, Sabtu [16/2/2019] dan tepatnya sekitar pukul 10.30 WIB disebuah kolam renang di Semarang Utara telah terjadi kecelakaan yang menimpa siswi SMP Negeri 25 Semarang, yaitu 3 siswi tersebut diduga tewas akibat tenggelam di kolam akibat tidak bisa berenang.



Menurut Humas Basarnas Jateng, Zulhawary Agustiant bahwa kejadian tersebut bermula ketika korban dan beberapa siswa-siswi SMP Negeri 25 Semarang mengadakan kegiatan ujian praktik olahraga berenang yang bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Dari beberapa informasi yang masuk bahwa ketiga korban sebenarnya tidak bisa berenang, namun mereka nekat mencebur ke kolam dengan kedalaman sekitar 3 meter tanpa sepengatahuan guru pembimbing dan na'as mereka tenggelam dan tewas.

3 siswi SMPN 25 Semarang Tewas Tenggelam

Menurut saksi mata yang juga merupakan teman korban, Rochmat Adi Pamungkas (15), murid kelas 9B SMPN 25 Semarang, kejadian bermula ketika korban dan teman-temannya ingin praktik ujian olahraga berenang, tiba-tiba salah seorang temannya bernama Tegar berteriak memberitahukan bahwa ada 3 orang yang tenggelam dan harus cepat ditolong. Rochmat juga menuturkan kalo dia ikut menolong menaikkan ketiga korban dari kolam tersebut, setelah dinaikkan ketiga korban langsung dibawa ke RS Tentara dengan menggunakan mobil pribadi namun nyawa ketiganya sudah tidak tertolong.

Ketiga korban tersebut, adalah Jihan (15), termasuk warga Jalan Kesehatan 1 No 71, Kelurahan Kuningan Semarang; Mutiara (15), warga Jalan Bandarharjo, RT 6/2, Kelurahan Bandarharjo, Semarang; dan Tasya (16), warga Jalan Banowati Tengah 2 No 26, Kelurahan Bululor, Semarang.

3 Siswi SMPN 25 Semarang Tewas Tenggelam di Kolam Renang